Assalamu’alaikum...
Apa
kabar hari ini ukhti, akhi? Semoga
kabar baik masih dengan nikmat iman, islam dan istiqomah. Aamiin..
Hari ini coretanlayla mau bahas tentang
yang spesial-spesial ni, eits bukan kado spesial, makanan spesial, apalagi
orang spesial, ups. Coretanlayla kali ini tentang hari spesial, yap hari
spesial umat Islam khususnya, hari dimana layaknya hari raya umat Islam, ada
keutamaan diantara hari lainnya so spesial kan, pasti udah tahu kan What day is it? Jumu’ah Mubarok, yap
hari Jumat.
Membaca kata Jumat, selintas mungkin
teringat yang serem-serem yang sering muncul di film bahkan sinetron hingga ftv
yang hits di Indonesia yang sering tayang kamis atau malem jumat pasti film
atau sinetron horor. Malam jumat memang identik dengan horor, keluarnya hantu
lah, harinya hantu cari mangsa lah, dkk. Padahal apa yang salah, padahal ya
meet upnya ya juga dengan sesama makhluk Allah, meet up dengan jin so ngapain
takut kan, wkwk ngawur. Itu salah, salah
besar guys. Kenapa sih malem jumat selalu dikaitkan dengan hal begitu? Ya pasti
antara lain akibat sugesti yang muncul tiap ada tontonan horor, yang katanya
mitos dari nenek moyang, bahkan kebiasaan dari omongan sana-sini yang gampang
mencerna dan percaya tentang hal itu. Tapi gak dipungkiri guys, namanya sudah
menjadi kebiasaan yang membudaya dengan pemahaman seperti itu, so manusia itu
unik, yaudah dihargai juga aliran mereka. Hehe
Tapi
kita sebagai umat muslim apa harus juga memaknai malam jumat ataupun hari jumat
sedemikian rupa? No, hari jumat gak ada bedanya dengan hari lainnya kok, cuma
dalam Islam jumat itu istimewa. Kenapa? Yuuk kita bahas
Pernah denger kata “Jumat Mubarok” ya jumat barokah, hari yang
diberkahi Allah, hari dimana umat Islam mendapatkan beberapa keutamaan. Salah
satu yang wajib dilaksanakan oleh umat muslim yakni Sholat Jumat. Kenapa sih harus
sholat Jumat? Perintah sholat Jumat sudah tertuang dalam firman Allah SWT,
“Wahai
orang-orang yang beriman! Apabila telah diseru untuk melaksanakan salat pada
hari Jumat, maka segeralah kamu mengingat Allah dan tinggalkanlah jual-beli.
Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui” (Q.S Al-Jumu’ah : 9)
Sebegitu
berharganya sholat Jumat hingga pada Allah memerintahkan untuk menyegerakan
sholat Jumat dan meninggalkan kegiatan-kegiatan lainnya terlebih dahulu. Dan
seperti kita tahu, sholat jumat ini hukumnya wajib ya khususon untuk para
ikhwan atau laki-laki yang sudah baligh.
Jangan sediakan
banyak alasan untuk tidak melaksanakan sholat Jumat, yang katanya sibuk lah,
nanggung ngerjain ini lah, mending bobo ciang lah, atau ada yang udah usaha
datang sholat Jumat sih, eh datangnya pas udah mau sholat dua rakaat terakhir,
katanya mending telat daripada nggak sama sekali, Gubrak, Salah bro, Jelas salah, teori apaan dari zaman mana tu,
Hehe
Janganlah
sekali-kali mencoba lalai dalam urusan ibadah ya, bukannya si writer udah mantap ni, but kita semua
harus terus belajar dan berusaha menjadi hamba terbaik. Ingat karena kita di
dunia berbatas waktu, jangan sia-siakan waktu kita agar tidak merugi. Seperti
dalam Kalam Allah Surat Al-‘Asr yakni “Demi Masa, Sesungguhnya manusia
benar-benar ada dalam kerugian”
Yap itulah bagi mereka yang gak bisa memanfaatkan waktu atau masanya
dengan benar, rugi jelas rugi. So, luangkan waktu sekitar beberapa menit saja
untuk ibadah, termasuk sholat jumat ya, Sholat gak bakalan makan waktumu 24
jam, gak bakalan menunda urusanmu selesai, bahkan dengan sholat semua urusan
apapun Insyallah dimudahkan, Allah dulu yaa
Pernah nih si writer dalam
perjalanan menuju kampung halaman kurang lebih 1 jam lagi menuju rumah, tepat
saat itu adalah hari Jumat, dan bertepatan Adzan berkumandang, kendaraan yang
saat itu berada di lampu merah menjadikan kesempatan bagi writer untuk sejenak menikmati suasana sekitar daerah itu walaupun
hanya dari dalam bis. Pemandangan yang menyejukkan, melihat seorang bocah
laki-laki dengan baju koko yang satu set dengan celananya dilengkapi dengan
sepasang sandal jepitnya melangkah mantap menuju masjid yang ada di depannya.
Di tengah terik siang yang menurut writer
itu cukup panas, tapi tak menyurutkan langkahnya yang hanya seorang diri menuju
masjid.
Sontak hati ini bergumam, MasyaAllah langkah-langkah mungil itu
InsyaAllah dinilai berpahala besar sekarang, langkah-langkah mungilnya menuju
masjid itu seakan membawa banyak keberkahan untuknya, mungkin di bagian daerah
yang lain banyak anak seusianya di waktu itu menghabiskan waktu untuk bermain,
menonton TV di rumah, atau mungkin tidur siang dengan lelapnya. Tak lama, bis
mulai meninggalkan lampu merah, mata ini tetap saja kagum memandang mantap
langkah si mungil itu seraya berkata dalam hati, “Barokallah dek, semoga
Istiqomah sampai nanti” dan ada harapan terlintas semua bocah laki-laki bisa
memiliki semangat seperti adek itu termasuk adik-adik writer sendiri dan bahkan anak laki-laki kita semua nanti, Aamiin.
Nah cerita itu sungguh menjadi suatu cambukan bagi teman-teman ikhwan
juga maupun kita yang mempunyai adik
atau kakak laki-laki untuk selalu mengingat hari Jumat dan mengerjakan
amal-amal sholih termasuk ibadah sholat Jumat di hari itu. Tak merasa malukah dengan
si adek laki-laki yang begitu semangatnya melangkah menuju masjid untuk sholat
Jumat? Muhasabah diri kita
masing-masing, perbanyaklah istighfar, istiqomahlah beribadah :)
Wassalamu’alaikum...

